28 Apr 2017 14:21

PAL Garap Kapal LPD ke-3 TNI AL

bumntoday.com

Ceremony of First Steel Cutting Kapal Landing Platform Dock (W000298) di bengkel fabrikasi divisi kapal niaga PT PAL, Surabaya, Jumat (28/4/2017).

BUMNTODAY.COM - PT PAL Indonesia mulai menggarap kapal Landing Platform Deck (LPD). Kapal ke-3 ini dipesan TNI AL melalui kontrak dengan nomor TR/03/02-49/I/2017/Disadal pada 11 Januari 2017. Pengerjaan kapal ditargetkan selesai dalam waktu 23 bulan.

Sebelumnya, PAL telah menyelesaikan pesanan kapal LPD juga dari TNI AL, yakni KRI Banjarmasin 592 dan KRI Banda Aceh 593. "Terima kasih kepada TNI AL yang telah mempercayakan pembuatan kapalnya ke kami," ucap Direktur Utama PT PAL Budiman Saleh pada acara Ceremony of First Steel Cutting Kapal Landing Platform Dock (W000298) di bengkel fabrikasi divisi kapal niaga PT PAL, Surabaya, Jumat (28/4/2017).

Asisten Logistik KASAL Laksamana Muda TNI Mulyadi menambahkan, dipilihnya PAL untuk menggarap kapal LPD ke-3 didasari atas keberhasilan menyelesaikan kapal sejenis sebelumnya. TNI AL juga mendorong kebijakan pemerintah dalam hal peningkatan industri nasional.

"Kemampuan PT PAL harus kita pelihara. Agar tak tergantung negara lain, (pesanan) harus kita beri terus. Kalau tak ada order, maka kemampuan akan menurun," tegas Mulyadi.

Pembangunan kapal LPD juga masuk dalam rencana strategis jangka panjang dalam rangka pemenuhan kekuatan persenjataan. Selain untuk kepentingan militer, LPD juga bisa digunakan untuk membantu masyarakat seperti menyalurkan bantuan dan misi kemanusiaan.

First steel cutting maju dua bulan lebih awal. Untuk itu, Mulyadi berharap agar kapal harus selesai dua bulan lebih awal dari target 23 bulan yang ditentukan.

"Start-nya maju dua bulan, mudah-mudahan finish-nya dua bulan juga sebelum delivery. Saya guyoni (bercanda), kalau terlambat saya denda. Tapi kalau tidak, ya Alhamdulillah, tapi tidak ada pertambahan nilai," canda Mulyadi.

Adapun spesifikasi kapal LPD yang dipesan TNI AL, panjang 124 meter, lebar 21 meter, kecepatan maksimal 16 knot, bobot penuh 7.200 ton, dan digerakkan dengan 2 mesin setara 3.900 HP.

Kapal mampu mengangkut pasukan beserta crew sebanyak 771 personel, mampu menampung 3 helikopter, mampu membawa 4 kapal yakni 2 jenis kapal pengangkut Pasukan dan batalyon dan 2 kapal pengangkut pasukan patroli militer.(agr)

Sosial Media