31 Okt 2017 15:05

Jasa Marga Hapus Stok Uang Receh Rp8 Miliar/Hari

bumntoday.com

BUMNTODAY.COM - PT Jasa Marga (Persero) Tbk tak lagi menyediakan uang kembalian di gardu tol, seiring dengan penerapan sistem pembayaran nontunai dengan uang elektronik. Elektronifikasi telah membuat operasioanal Jasa Marga menjadi lebih efisien.

"Kebutuhan uang untuk kembalian Rp8 miliar per hari. Itu uang receh yang kita butuhkan di semua ruas tol. Nontunai diberlakukan, itu akan hilang," kata Vice President Operation Management PT Jasa Marga Raddy R Lukman seperti dikutip dari keterangannya, Selasa (31/10/2017).

Selama ini, Jasa Marga bekerja sama dengan perbankan dalam pengadaan uang receh. Belum lagi dalam pendistribusiannya membutuhkan tenaga. Dengan sudah tak lagi menggunakan cash dalam pembayaran, maka seluruh pendapatan perusahaan akan langsung tercatat melalui data komputerisasi. Dengan demikian mengurangi resiko berkurangnya pendapatan.

Melalui sistem komputerisasi, keterbukaan pengelolaan juga lebih ditingkatkan. Data-data yang masuk bisa langsung tercatat di pembukuan perusahaan. "Dengan begini kita tidak perlu lagi takut dengan uang palsu. Selama ini kita terkadang masih menemukan hal ini," ucap Raddy.(agr)

Sosial Media