13 Feb 2018 21:10

CEO Mayapada: Perlu Ada Reformasi Industri

bumntoday.com

CEO Mayapada Group Sri Tahir (kiri) saat menjadi narasumber dalam kuliah umum di Universitas Airlangga.

BUMNTODAY.COM - CEO Mayapada Group Dato' Sri Tahir mengatakan, perekonomian Indonesia mengalami penurunan dalam segi 'Involvement'. Untuk mengatasi hal itu, pemerintah melakukan pembantaian terhadap penyelundupan produk.

"Kebijakan Pemerintah Indonesia dengan adanya pembantaian penyelundupan produk murah dari china dan negara lainnya, merupakan bentuk pembenahan sistem ekonomi Indonesia. ungkapnya saat menjadi narasumber dalam kuliah umum di Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Airlangga, Senin (12/2).

“Kebijakan ini, berdampak pada pengusaha yang mengeluh akan pasokan barang yang tidak ada," kata Tahri dalam pertemuan yang bertema Kebijakan Ekonomi di Era Jokowi: Progress dan Peluang Dari Segi Bisnis. 

Selain itu, Dato' Sri Tahir juga mengungkapkan perlunya reformasi industri dalam meningkatkan perekonomian Indonesia. 

"Reformasi industri dengan melakukan alokasi pabrik. Hal itu akan dapat meningkatkan produksi dan buruh mendapatkan gaji yang tinggi dan lebih baik," pungkasnya. (tus/mif)

Sosial Media