15 Jan 2019 10:41

Pertamina EP Salurkan Gas 5 MMSCFD ke PLN Kaltim

bumntoday.com

BUMNTODAY.COM – PT Pertamina EP, melalui unit Asset 5 (PEP Asset 5), secara resmi menyalurkan gas dari sumur North Kutai Lama (NKL) ke PLN. Secara simbolis penyaluran gas diselenggarakan di kantor area Semberah PT Pertamina EP Asset 5 Sangatta Field, 14 Januari 2019. Demikian dikabarkan energia-news di pertamina.com edisi 14 Januari.

Gas dari struktur North Kutai Lama, tepatnya sumur NKL-1028, disalurkan ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tanjung Batu yang dikelola PLN Sektor Mahakam, dengan menggunakan pipa 8 inci sepanjang 33 km dan pipa 6 inci sepanjang 6,8 km. Gas yang disalurkan tersebut sesuai dengan kesepakatan antara PEP Asset 5-PLN sebesar 5 million standard cubic feet per day (MMSCFD) dengan jumlah penyerahan minimum harian 70% atau 3,5 MMSCFD. Perjanjian jual beli gas PEP Asset 5-PLN berlangsung untuk jangka waktu lima tahun, sejak Desember 2018 hingga 31 Desember 2023, dan dapat diperpanjang.

Hadir di dalam peresmian komersialisasi gas sumur NKL; VP Oil and Gas Monetization (OGM) PT Pertamina EP Tata M. Tafip, Asset 5 General Manager Irwan Zuhri, jajaran manajemen PEP dan PEP Asset 5, Humas Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalimantan & Sulawesi Damar Setyawan, dan Manajer PLN Sektor Mahakam Untung Budi. Selain peresmian, agenda kegiatan diisi penanaman pohon di sekitar kantor area Semberah.

VP OGM Tata M. Tafip menjelaskan, penyaluran gas dari PEP Asset 5 ke PLN ini salah satu bentuk sinergi BUMN yang dicanangkan pemerintah. "Kami saling membutuhkan. PLN butuh pasokan gas untuk PLTGU Tanjung Batu, dan kami memiliki gas dari sumur produksi NKL-1028 yang dikelola Pertamina EP Sangasanga. Setelah pembicaraan lebih lanjut, akhirnya disepakati kerja sama penyaluran gas dari PEP Asset 5 dengan PLN.” 

Asset 5 General Manager Irwan Zuhri menuturkan, kerja sama ini memberikan keuntungan kepada semua pihak. “Gas dari PEP Asset 5 membantu PLN dalam mengoperasikan turbine engine dengan kapasitas lebih dari 20 Megawatt (MW) dan mampu melayani lebih dari 20.000 pelanggan. Selain itu, penggunaan gas dapat mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) untuk pembangkit listrik sehingga ada penghematan. Di wilayah Kalimantan Timur, kerja sama PEP Asset 5-PLN ini meningkatkan rasio elektrifikasi bagi daerah-daerah yang belum teraliri listrik. Ini hadiah dari kami untuk provinsi Kalimantan Timur yang sedang berulang tahun ke-62,” imbuhnya.

Sangasanga Field Manager Azis Rochmanudin mengungkapkan persiapan teknis sebelum gas sumur NKL dapat dikomersialisasi. “Kami memasang flowline yang menghubungkan sumur NKL-1028 dengan PLTGU Tanjung Batu. Kemudian, kami melakukan modifikasi piping system di Gas Plant NKL dan Binangat. Setelah itu melakukan hydrotest jalur trunkline 8 inci dari Gas Plant NKL ke Binangat dan dari Binangat ke Tanjung Batu serta sedikit perbaikan pada piping system dan instrumentasi. Pekerjaan kami lakukan Mei hingga Agustus 2018. Intinya agar penyaluran gas dapat berjalan lancar dan memenuhi aspek safety. Komunikasi dan koordinasi yang melibatkan antarfungsi di internal PEP, SKK Migas, dan PLN membuat pekerjaan dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Sosial Media