18 Jan 2019 17:47

Produksi Migas Pertamina Naik 42%

bumntoday.com

BUMNTODAY.COM – Tahun 2018 ditutup Pertamina dengan kinerja positif di sektor hulu. Produksi migas BUMN ini mencapai 768 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD) atau 42% lebih tinggi dibandingkan realisasi produksi migas pada 2017 yaitu 542 MBOEPD. Hal tersebut diungkapkan Direktur Hulu Pertamina, Dharmawan H. Samsu, di hadapan wartawan di Kantor Pusat Pertamina, sebagaimana dikabarkan energia-news pertamina.com edisi 8 Januari 2019.

“Kinerja positif ini dihasilkan dari kombinasi upaya meningkatkan produksi dan menahan laju decline dari aset-aset yang ada. Selain pencapaian di atas, beberapa wilayah kerja terminasi yang dialihkelolakan kepada Pertamina sudah masuk ke dalam sistem produksi kami. Antara lain Mahakam, Sanga-Sanga, East Kalimantan, dan OSES (Offshore South East Sumatera)," paparnya.

Salah satu anak perusahaan hulu yang mampu melebihi target produksi migasnya adalah PT Pertamina Hulu Energi (PHE). "Sebagai salah satu anak perusahaan hulu Pertamina, produksi migas kami mengalami peningkatan pada 2018 sebesar 206 MBOEPD. Ini melebihi target satu persen dari revisi RKAP 2018 sebear 203.50 MBOEP," jelas Direktur Utama PHE, Meidawati.

Hal yang sama disampaikan Direktur Utama Pertamina EP Cepu (PECP) Jamsaton Nababan. Menurutnya, Lapangan Banyu Urip melampaui target produksi 2018 dengan rata-rata produksi 208.8 MBOPD dan total produksi 283.97 MMBO hingga kuartal III 2018. “Rata-rata produksi Banyu Urip naik 104% dari RKAP untuk produksi di angka 208.8 MBOPD dan lifting di angka 207.4 MBOPD,” jelasnya.

Prestasi ini sejalan dengan kinerja HSSE di mana PEPC berhasil meraih 3,361,558 Jam Kerja Selamat sepanjang 2018.

Jamsaton juga menyampaikan, pada tahun buku 2018 PEPC berhasil membukukan laba bersih US$ 827,77 juta atau meningkat 125% dibandingkan dengan laba tahun 2017 sebesar US$ 662,2 juta. Hal tersebut menjadi milestone terbesar bagi PEPC sehingga menjadikan PEPC sebagai penyumbang laba terbesar pertama di lingkungan Anak Perusahaan Hulu (APH) Pertamina.

 

Sosial Media