23 Jan 2019 14:07

ASABRI Serahkan SRKK Korban Insiden Papua

bumntoday.com

BUMNTODAY.COM - Peristiwa tragis yang terjadi di Papua pada Agustus 2018 lalu meninggalkan perasaan duka teramat menyesakkan. Dua prajurit TNI AD, yakni Letda Inf Amram Blegur dan Pratu Freedy Adina, menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Papua. Kejadian ini merupakan luka hati tak hanya bagi segenap keluarga besar TNI AD namun juga kemanusiaan.

Tak mudah bagi segenap anggota TNI AD dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab menjadi garda depan bangsa dan negara dalam menjaga kedaulatan NKRI. Ada resiko profesi yang harus dihadapi. Salah satunya gugur saat bertugas.

Sebagai bentuk empati mendalam atas peristiwa duka ini, PT. ASABRI (Persero) memberikan Santunan Resiko Kematian Khusus (SRKK) kepada Lestari Tarigan istri dari Letda Inf Amram Blegur sebagai ahli waris. Santunan diserahkan langsung Kepala Kantor Cabang Utama Asabri, Surana, pada 11 Januari 2019, di Markas Kopassus Cijantung. Santunan kepada ahli waris berupa manfaat Program Jaminan Kematian (JKm), yaitu SRKK sebesar Rp.400.000.000, NTTA sebesar Rp.31.702.400 dan Beasiswa sebesar Rp 30.000.000.

Situs resmi asabri.co.id mengabarkan, PT. ASABRI masih menunggu kelengkapan administrasi untuk Pratu Freedy Adina agar bantuan serupa dapat segera diberikan.

PT. ASABRI saat ini memiliki beragam program serta manfaat santunan bagi para pesertanya. Salah satunya adalah SRKK. Semua itu bentuk kepedulian dan tanggung jawab ASABRI untuk memberikan manfaat Program JKm kepada para prajurit yang beresiko mengalami kecelakaan kerja selama bertugas. ASABRI juga ingin selalu dapat memberikan perlindungan dan menjamin kesejahteraan bagi setiap peserta termasuk keluarganya.

Sosial Media