23 Jan 2019 14:38

Pertamina Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Oplosan LPG 3 Kg

bumntoday.com

BUMNTODAY.COM – PT Pertamina (Persero) mengapresiasi kepolisian yang berhasil menangkap oknum pengoplosan gas Elpiji 3 kg bersubsidi di beberapa tempat di DKI Jakarta. 

Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III, Dewi Sri Utami, mengatakan pengoplosan merupakan tindak pidana karena merugikan masyarakat dan negara. Epiji 3 kg produk yang memperoleh subsidi dari pemerintah bagi masyarakat miskin dan usaha kecil, bukan untuk dioplos.

“Pengoplosan semacam ini menimbulkan kerugian bagi masyarakat, serta subsidi negara jadi tidak tepat sasaran,” jelasnya, dikutip energia-news edisi 22 Januari 2019.

Tindakan pengoplosan berbahaya bagi pelaku dan pengguna, karena proses pengisian dilakukan tidak sesuai standar pengisian LPG Pertamina. Karena itu, Dewi mengimbau masyarakat agar melaporkan ke aparat berwenang, yakni kepolisian, jika mencurigai adanya pengoplosan Elpiji 3 kg.

Aparat kepolisian merupakan institusi yang ditunjuk sebagai anggota tim koordinasi LPG 3 kg tentang Pembinaan dan Pengawasan Pendistribusian Tertutup LPG Tertentu di Daerah, sesuai Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri ESDM Nomor 17 dan 5 tahun 2011. Sesuai ketentuan tersebut, kepolisian daerah termasuk dalam keanggotaan susunan tim koordinasi provinsi bersama SKPD terkait, badan usaha pelaksana penyedia dan pendistribusian LPG tertentu, serta dewan pimpinan cabang Hiswana Migas.

Pertamina juga mengingatkan seluruh jalur distribusi resmi LPG untuk tidak memberikan celah terhadap upaya penyalahgunaan LPG 3 kg. “Kami akan memberikan sanksi tegas apabila ada agen LPG Pertamina yang tidak memenuhi ketentuan. Elpiji 3 kg itu barang yang disubsidi negara sehingga penggunaannya diatur agar tepat sasaran,” tegasnya.

Untuk memastikan pasokan tepat sasaran, lanjut Dewi, perlu dilakukan pengawasan berkelanjutan oleh stakeholder terkait, untuk meminimalisasir penyalahgunaan LPG bersubsidi, termasuk pengoplosan dan penggunaan yang tidak sesuai peruntukan.

“Pertamina mengimbau seluruh masyarakat untuk turut mengawal penyaluran distribusi LPG 3 kg, dengan memberikan laporan apabila ditemukan tindak kecurangan di lapangan. Laporan disertai bukti bisa dikirim ke Pertamina Contact Center 1 500 000,” pungkas Dewi.

Sosial Media