30 Jan 2019 07:57

BATAN Serahkan Dokumen DED Reaktor Daya Eksperimental pada BAPETEN

bumntoday.com

BUMNTODAY.COM - Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), melalui Pusat Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN), menyerahkan dokumen Detail Engineering Design (DED) Reaktor Daya Eksperimental (RDE) tahap dua kepada Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) di Kawasan Nuklir Serpong, Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan, 28 Januari 2019.

Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir (TEN) BATAN, Suryantoro, menyatakan perlunya sinergi antara BATAN dan BAPETEN dalam proses pengembangan dan pemanfaatan teknologi nuklir di Indonesia. “Melalui proses rencana pembangunan RDE, BATAN sebagai badan litbang dan BAPETEN sebagai badan regulator dapat sama-sama belajar meningkatkan kemampuan terkait dengan tugas masing-masing sehingga pemanfaatan teknologi nuklir di Indonesia menjadi lebih baik,” kata Suryantoro, dikutip situs resmi batan.go.id.

“Dengan penyampaian dokumen DED tahap dua ini diharapkan BATAN dan BAPETEN dapat meningkatkan capacity building dalam desain dan proses lisensi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) generasi ke-4,” tambahnya.

Menurut Suryantoro, perkembangan rencana pembangunan RDE cukup baik khususnya dari sisi desain. “Pada 2017, BATAN bersama stakeholder nasional lainnya mengembangkan conceptual design menjadi Basic Engineering Design. Kemudian, tahun 2018, disusun DED,” ujarnya.

Tahun 2019 merupakan tahun terakhir Rencana Strategis BATAN 2015-2019. Untuk itu, menurut Suryantoro, BATAN perlu berkomunikasi dengan stakeholder lainnya terkait rencana pembangunan RDE agar dalam Renstra selanjutnya mendapat dukungan, khususnya dari Bappenas.

Sejalan dengan itu penyusunan desain RDE dilanjutkan hingga tahap verifikasi dan validasi bahkan sertifikasi untuk meningkatkan capacity building SDM serta terwujudnya desain PLTN pertama di Indonesia.

Kepala PTKRN BATAN, Geni Rina Sunaryo, menyatakan dalam menyusun dokumen DED ini BATAN dilengkapi laboratorium fasilitas pengujian terkait Reactor Cavity Cooling System (RCCS). Reaktor ini dibangun berdasarkan detail desain yang telah disusun untuk digunakan dalam melakukan verifikasi dan validasi detail desain.

“Fasilitas uji ini dibangun berbasis pada detail desain yang telah disusun dan dimanufaktur di Indonesia, dengan komponen lokal hampir 80%. Data yang diperoleh dari fasilitas uji ini digunakan sebagai umpan balik, sebagai bahan verifikasi dan validasi detail desain yang kita buat,” kata Geni Rina.

Menurut Geni, hal ini menjadi penting untuk meyakinkan pihak regulator yaitu BAPETEN bahwa detail desain RDE yang disusun telah tervalidasi dengan baik. SDM BATAN berkemampuan menguasai teknologi nuklir, bukan hanya pada level on paper atau karya tulis ilmiah, tapi juga sudah mampu mendesain, membangun, dan mengoperasikan PLTN. Geni berharap BATAN mampu menjadi technology provider, technical support organization, dan clearing house teknologi nuklir di Indonesia.

 

Sosial Media