01 Feb 2019 07:44

Ada Secercah Sinar Kebahagiaan di RSPP

bumntoday.com

BUMNTODAY.COM - Haru bahagia menyelimuti Rasmiati. Wanita usia 63 tahun itu pasien Operasi Katarak Gratis yang diselenggarakan Baituzzakah Pertamina (Bazma) bekerjasama dengan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), pada Senin 29 Januari 2019.

Berbekal brosur elektronik yang diberikan anaknya, Rasmiati memberanikan diri mendaftarkan diri ditemani suami. Harapannya sempat pupus sewaktu ia dinyatakan dokter mempunyai hipertensi, sehingga kurang fit untuk operasi. "Akhirnya, atas saran dokter tersebut, saya bisa ikut operasi."

Katarak di mata membuat penglihatan Rasmiati kabur. Dengan kondisi tersebut, ia tidak dapat beraktifitas dengan baik. "Mau kemana-mana sudah susah. Mata rabun, gak jelas ngeliat. Kalau kondisi kurang cahaya, semakin gelap," ungkapnya.

Dengan adanya Operasi Katarak Gratis oleh Bazma, Rasmiati berharap dapat kembali melihat dengan terang. "Nanti, kalau sudah bisa melihat lagi, saya mau main sama cucu. Terima kasih Bazma, RSPP, dan Pertamina," ungkapnya tersenyum.

Pasien lain bernama Saiful. Pengemudi ojek online ini juga menderita katarak hampir dua tahun sehingga menganggu kerja. "Awalnya hanya kabur biasa di mata kiri. Saya piker minus. Pakai kacamata, ternyata tetap buram. Lama kelamaan makin buram. Akhirnya mata kiri tidak bisa melihat. Hanya bayangan yang terlihat," kata Saiful.

Sebagai pengemudi ojek online, ia sadar menderita katarak itu sangat bahaya. Namun, demi dapur, Saiful tetap harus memacu roda duanya. Hingga suatu waktu, salah seorang teman memberitahukan ada operasi Katarak Gratis. Tanpa pikir panjang, Saiful segera mendaftar.

Hal yang dinanti akhirnya berbuah manis. Operasi kataraknya dinyatakan berhasil oleh dokter. "Tak sabar mau melihat lagi dengan jelas. Tapi masih ada dua kali control," ungkap penduduk Gandaria di Jakarta itu.

Senyum senang tersimpul di raut wajah, ia berkata ini hasil doa yang dia minta kepada Sang Pencipta. "Alhamdullilah, doa saya dikabulkan. Semoga nanti saya bisa melihat kembali seperti sediakala, melalui jas Bazma, RSPP, dan Pertamina. Saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya," kata Saiful.

Bazma berhasil mengumpulkan 159 pasien dari Jabodetabek untuk operasi katarak gratis di RSPP. Susilo, selaku Ketua Umum Badan Pelaksana Yayasan Bazma, mengatakan antusiasme masyarakat ikut operasi kali ini cukup besar.

"Pendaftar mencapai 300-an. Lalu kami screening bagi yang membutuhkan dan tes medis. Hasilnya, 156 pasien dapat mengikuti operasi Katarak. Rinciannya, 80 pasien dapat langsung operasi, sisanya harus perawatan medis terlebih dahulu. Jadwal operasinya dua hari," ujar Susilo.

Operasi katarak yang diselenggarakan Bazma bekerja sama dengan RSPP merupakan sinergi yang baik. RSPP sangat terbuka bagi segala pihak untuk bekerjasama dalam kegiatan sosial.

"Kami harapkan ada lagi kegiatan sosial seperti ini. RSPP, selain menjalankan proses bisnis, juga memiliki kegiatan sosial sebagai CSR di dalamnya. Partner seperti Bazma ini kami harapkan dapat terus bersinergi dengan perusahaan," ungkap Dr. Kamelia Faisal selaku Direktur Pengolahan dan Pengembangan Pertamedika.

Kepala Manajemen Bisnis RSPP, Agus W. Susetyo, mengatakan RSPP akan mendukung kerjasama lainnya dengan Bazma ataupun sebaliknya. "Nanti, bisa juga untuk operasi hernia, pemberian alat bantu dengar, alat bantu jalan, dan lain-lain. RSPP juga bisa bantu support tim medis maupun obat-obatan kepada Bazma terkait kejadian bencana. Ini sinergi yang sangat baik." (energia-news)

Sosial Media