02 Feb 2019 21:21

Milenial Pelindo III Hijaukan Pelabuhan

bumntoday.com

BUMNTODAY.COM - Direksi dan para pegawai milenial Pelindo III melakukan aksi peduli lingkungan dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2019. Aksi tersebut dilakukan dengan membuat lubang-lubang resapan biopori dan menanam ratusan pohon untuk menghijaukan kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, termasuk di Bundaran Jangkar Surabaya, pada 1 Februari 2019.

Direktur Utama Pelindo III, Doso Agung, mengungkapkan aksi lingkungan tersebut juga dilaksanakan serentak di 17 pelabuhan yang dikelola Pelindo III di tujuh provinsi. “Ada ratusan pegawai milenial yang dilibatkan pada kegiatan-kegiatan peduli lingkungan di Pelindo III. Generasi muda maritim ini dipersiapkan menjadi pengelola pelabuhan modern di masa depan yang memperhatikan aspek lingkungan,” ujarnya dikutip situs resmi pelindo.co.id.

Para direktur berbaur bersama para pegawai muda yang tergabung dalam Maritime Millennials Movement (ME). Mereka bersama membuat lubang-lubang resapan biopori yang bertujuan meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air hujan. “Untuk tanaman hias, yang dipilih ditanam jenis tabebuia (Tabebuia chrysotricha). Pohon ini sempat viral karena menghiasi Kota Surabaya dengan bunga yang mirip bunga sakura khas Jepang,” tambahnya.

Doso Agung menambahkan, pembuatan lubang resapan biopori dan penanaman pohon sengaja diadakan di lokasi ikonik seperti Bundaran Jangkar Surabaya. Tujuannya, agar semangat aksi peduli lingkungan ini dapat menyebar luas kepada para mitra kerja di pelabuhan dan masyarakat pada umumnya. Penanaman pohon dan pembuatan taman juga dilakukan di sepanjang Jalan Laksda M. Nasir dan sudut-sudut lain di pelabuhan yang perlu dibuat semakin asri dan rindang.

Sekretaris Perusahaan Pelindo III, Faruq Hidayat, mengatakan pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak dan Kota Surabaya tidak bisa dipisahkan karena saling berkaitan. Pengembangan keduanya selalu menyatu dalam konsep kota pelabuhan (port-city concept). Selain kohesi sosial, aspek lingkungan juga banyak beririsan kepentingan antara pemerintah kota dan pengelola pelabuhan.

“Pelindo III selalu berusaha mengintegrasikan pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak dengan kebijakan Pemerintah Kota Surabaya. Selain aksi peduli lingkungan dengan seremoni di bawah patung ikonik Jangkar Surabaya pagi ini, Pelindo III juga membangun Patung Suroboyo di Pantai Kenjeran. Bersama Pemkot Surabaya, kami juga membangun rumah pompa dan mengembangkan kawasan wisata sisi sungai di Petekan. Dengan koordinasi yang baik maka manfaat pelabuhan bagi kota akan semakin terasa,” pungkasnya.

Bridiatama Damaianto, salah satu pegawai milenial Pelindo III, mengaku senang turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Lulusan Teknik Lingkungan ITS Surabaya tersebut membenarkan bahwa pelibatan pegawai milenial dapat meningkatkan pemahaman pada prinsip K3.

“Penghijauan sangat penting untuk kawasan pelabuhan. Selain untuk membuat pelabuhan menjadi lebih sejuk dengan pepohonan rindang, lingkungan yang lestari dan terkelola baik tidak banjir tentu mendukung proses bisnis pelabuhan agar selalu produktif mendukung kelancaran arus logistik,” katanya.

Sosial Media