04 Feb 2019 21:28

KAI Terima Dokumen SNI Sarana dan Prasarana Perkeretaapian

bumntoday.com

BUMNTODAY.COM - Keselamatan adalah modal utama dalam menjalankan moda transportasi umum; termasuk kereta api. Oleh karenanya, dalam meningkatkan level keselamatan dan menambah kepercayaan konsumen, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung program standarisasi di bidang perkeretaapian sesuai penetapan dari Badan Standard Nasional (BSN).

Situs resmi kai.id edisi 1 Februari 2019 mengabarkan, BSN melalui Komite Teknis 45-01: Sarana Perkeretaapian dan Komite Teknis 45-02: Prasarana Perkeretaapian telah menyusun dua standar terbaru tentang perkeretaapian.

Pertama, SNI 8633:2018 Spesifikasi Balas, Sub Balas, dan Lapisan Dasar (Sub Grade) untuk jalur kereta api sesuai dengan keputusan Kepala BSN, Nomor: 411/KEP/BSN/12/2018. Standar ini menetapkan fungsi, data teknik dan persyaratan teknik lainnya pada balas, sub-balas dan lapis dasar untuk jalur kereta api.

Kedua, SNI IEC 62278:2002 Aplikasi Perkeretaapian-Spesifikasi dan Demonstrasi RAMS (Reliability, Availability, Maintainability dan Safety) sesuai keputusan Kepala BSN, Nomor: 532/KEP/BSN/12/2018. SNI adopsi Identik IEC ini digunakan antara lain untuk menetapkan RAMS dalam hal keandalan, ketersediaan, perawatan dan keselamatan serta interaksinya.

Kedua dokumen SNI sarana dan prasarana perkeretaapian tersebut diserahkan Direktur Pengembangan Standar Mekanika, Energi, Elektronika, Transportasi dan Teknologi Informasi BSN, Yustinus Kristianto Widiwardono, kepada Direktur Keselamatan dan Keamanan KAI, Apriyono Wedi Chresnanto, di Jakarta pada 24 Januari.

Dalam sambutannya, Yustinus mengatakan pihaknya menyambut baik peran aktif KAI dalam mendukung program standardisasi nasional, khususnya di bidang perkeretaapian. “Semoga di tahun ini, 16 usulan Program Nasional Perumusan Standar (PNPS) dapat terealisasi untuk mendukung keselamatan di bidang perkeretaapian.”

Apriyono menyatakan KAI akan terus mendukung segala bentuk standarisasi di bidang perkeretaapian, yang bertujuan meningkatkan level keselamatan serta kepercayaan para konsumen. “Keselamatan merupakan hal yang paling utama dalam menjalankan operasioanal kereta api. Dua SNI ini diharapkan bisa diterapkan sungguh-sungguh sehingga kualitas dari sarana dan prasarana perkerataapian meningkat jauh lebih baik lagi,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, VP Safety Standard menyampaikan pemaparan Program Nasional Perumusan Standar (PNPS). Program tersebut merupakan program BSN di bidang perkeretaapian tahun 2019 yang bertujuan memaparkan product knowledge terkait spesifikasi balas, sub balas dan lapisan dasar untuk jalur Kereta api dan RAMS perkeretaapian.

Dengan adanya penetapan SNI ini, diharapkan semakin banyak lagi penetapan SNI-SNI lainnya di bidang perkeretaapian dan bisa menjadikan standarisasi komponen, material, atau pun metode kerja serta sistem penerapannya untuk menunjang keselamatan kinerja operasional kereta api. 

Sosial Media