07 Feb 2019 08:05

Bandara Ahmad Yani Bantu Revitalisasi Kota Lama Semarang

bumntoday.com

sem

BUMNTODAY.COM -  Sebagai wujud komitmen dalam upaya pemenuhan aspek sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar bandara, PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang pada awal 2019 menyalurkan bantuan program bina lingkungan revitalisasi Kota Lama Semarang.

Dikabarkan situs resmi ahmadyani-airport.com edisi 4 Februari 2019, program penyaluran bantuan kepada Kios Klithikan Rumah Promosi IKM ini dilaksanakan di Kota Lama Semarang. Objek yang diberikan merupakan bantuan pengembangan prasarana dan sarana umum di Kios Klithikan Rumah Promosi IKM sebesar Rp 330.000.000.

Acara dihadiri Wakil Walikota Semarang, Kepala Dinas Pariwisata Kota Semarang, PTS General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, CSR Environment Senior Manager PT Angkasa Pura I (Persero) beserta jajaran terkait. Wakil Walikota, Hevearita G. Rahayu memberikan ucapan terima kasih kepada Angkasa Pura I yang peduli terhadap lingkungan dengan memberikan bantuan bina lingkungan dalam beberapa sektor.

“Saya, mewakili masyarakat, mengucapkan terima kasih kepada Angkasa Pura I karena peduli pada masyarakat Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang. Saya harap, dengan bantuan revitalisasi Kota Lama Semarang, UKM dapat mengembangkan bisnis sehingga dikenal masyarakat dan wisatawan yang datang ke Semarang,” ujar Hevearita.

PTS. General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani, Cecep Marga Sonjaya, mengungkapkan, “Sejak dibangunnya Terminal Baru Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, pesawat, penumpang maupun kargo mengalami lonjakan signifikan. Jumlah pesawat yang datang dan berangkat dari Bandara Jenderal Ahmad Yani pada 2017 sebanyak 38.599 pergerakan, sedangkan pada 2018 sebanyak 45.934 pergerakan, sehingga mengalami kenaikan 19%. Pada 2017 ada 4.429.058 penumpang dan pada 2018 ada 5.162.142 penumpang, atau naik 17%. Kargo juga naik signifikan. Pada 2017, ada 17.630.551 kg kargo yang datang maupun berangkat, dan pada 2018 sebanyak 23.556.232 kg atau naik 34%. Hal ini dapat menimbulkan multiplier effect dalam hal ekonomi Kota Semarang,” ujar Cecep.

Pemberian bantuan bina lingkungan untuk program revitalisasi Kota Lama tentu juga dapat menarik wisatawan lewat Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang untuk berkunjung. “Kami harap bantuan yang kami berikan dapat memberi manfaat bagi UKM di Kota Semarang dan wisatawan yang datang,” tambah Cecep.

Kemudian, ada penandatanganan Berita Acara Pengadaan Interior Galeri Industri Kreatif Kota Lama Semarang oleh PT Angkasa Pura I dengan Panitia Revitalisasi Kota Lama Semarang, kemudian penyerahan bantuan simbolis oleh CSR Environment Senior Manager PT Angkasa Pura I kepada Panitia Revitalisasi Kota Lama Semarang. Acara diakhiri dengan tinjauan lapangan yang diikuti seluruh peserta.

Sosial Media