11 Feb 2019 12:53

Pelindo III Siapkan Sambungan Listrik Kapal di Tanjung Emas

bumntoday.com

BUMNTODAY.COM - Pelindo III akan menyiapkan fasilitas sambungan listrik dari darat (shore power connection) untuk memenuhi kebutuhan listrik kapal yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Sekretaris Perusahaan Pelindo III, Faruq Hidayat, menyebut untuk tahap awal pihaknya akan uji coba dengan penyiapan fasilitas sambungan listrik di Terminal Dwimatama yang dioperasikan PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC). Fasilitas yang disiapkan memiliki daya 1 mega watt dengan 1 unit shore power connection.

“Kami sudah menandatangani kerja sama dengan PT Pupuk Indonesia Logistik yang merupakan bagian dari PIHC. Sementara kami siapkan dulu untuk PIHC. Tidak menutup kemungkinan, akan kami siapkan di Terminal Peti Kemas Semarang maupun terminal lainnya di Pelabuhan Tanjung Emas,” jelas Faruq di kantornya, dikutip situs resmi pelindo.co.id edisi 6 Februari 2019.

Penggunaan shore power connection dapat menekan biaya operasional kapal sekitar 25-40 persen. Hal tersebut didapat dari penurunan penggunaan bahan bakar minyak karena kapal tidak perlu lagi menyalakan mesin saat sandar di dermaga pelabuhan.

“Selama ini kapal jika bersandar tetap menyalakan mesin untuk memenuhi kebutuhan listrik. Dengan shore power connection, selain lebih efisien karena hemat BBM, tentu juga lebih ramah lingkungan karena emisi gas buang di pelabuhan juga berkurang,” lanjutnya.

Saat ini beberapa terminal yang dikelola Pelindo III telah dilengkapi shore power connection. Antara lain BJTI Port, Terminal Teluk Lamong, dan Pelabuhan Benoa Bali. Pelindo III menunjuk PT Lamong Energi Indonesia (Legi) sebagai operator pelaksana penyediaan shore power connection.

Direktur Utama PT Lamong Energi Indonesia (Legi), Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan permintaan sambungan listrik melalui shore power connection di beberapa terminal pelabuhan di lingkungan Pelindo III cukup tinggi. Pihaknya tengah mengkaji kemungkinan mengaplikasikan shore power connection di seluruh terminal pelabuhan yang dikelola Pelindo III di tujuh provinsi.

“Saat ini kami melakukan kajian untuk penyiapan di seluruh pelabuhan. Kami menghitung kebutuhan daya di masing-masing daerah karena kebutuhan listrik untuk kapal ini masih menggunakan PLN,” kata Purwanto.

Permintaan kebutuhan sambungan listrik melalui shore power connection saat ini lebih banyak oleh pelayaran peti kemas domestik. Beberapa operator pelayaran nasional seperti Meratus, Tempuran Emas, dan SPIL sudah menggunakan layanan sambungan listrik tersebut. Selain itu, perusahaan pelayaran lainnya saat ini masih proses untuk mencapai kesepakatan.

Sosial Media