20 Feb 2019 13:13

Prinsip Ibu Mentri BUMN, Sebuah Nasihat bagi Kami (bagian 1)

bumntoday.com

Prinsip Ibu Menteri BUMN, Sebuah Nasehat Bagi Kami (Bagian 1)

Oleh: Arum Sabil

“Dalam melangkah kita harus jeli melihatnya. Karena pada saat itu kita banyak belajar. Dalam setiap langkah pasti kita bisa belajar apapun.”

Kalimat penuh makna itu kerap disampaikan Ibu Rini Mariani Soemarno, Menteri BUMN RI, dalam banyak kesempatan. Termasuk ketika jalan santai di ajang Sport Tourism Chocolate Glenmore Run di Doesun Kakao Glenmore Banyuwangi Jawa Timur, 16 Pebruari 2019.

Kami lantas mereview perjalanan bersama beliau dan jajaran direksi BUMN dari Surabaya, 15 Pebruari 2019 menuju Banyuwangi.

Ba’da Subuh, kami menunggu silaturahim beliau ke Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat di Lebo, Sidoarjo, Jawa Timur. Langkah awal kami di kediaman pengasuh KH Agus Ali Mashuri yang akrab dipanggil Gus Ali itu, sungguh penuh berkah.

Kami disambut hangat dan terpenting joke-joke beliau yang penuh makna. Bagi kami, joke beliau bukan senda gurau semata, akan tetapi tausyah yang dibalut canda tawa. Sungguh luar biasa.

Salah satu yang Gus Ali haturkan: “Nasib baikmu bukan ditentukan dari gelar dan jabatan yang engkau sandang. Tapi sangat ditentukan apa yang menjadi isi pikiran dan hatimu. Belajarlah berpikir positif.”

Sebuah nasehat yang patut ditauladani bersama.

Kami bersama Ibu Rini melanjutkan perjalanan menuju Leces di Probolinggo menyusuri jalan tol baru. InsyaAllah dalam waktu dekat tol Trans Jawa Gerbang Leces bisa kita manfaatkan bersama. Bagi pengguna jalan, hadirnya tol akan memperpendek waktu tempuh Surabaya-Leces Probolinggo dan sebaliknya.

Sesampai di Leces, Ibu Rini menyapa seluruh pimpinan dan karyawan dengan ucapan terima kasih disertai senyum ikhlas. Bagi Menteri BUMN, hadirnya jalan tol Trans Jawa akan mampu meningkatkan perekonomian khususnya ekonomi masyarakat sekitar ruas tol.P

Perjalanankami berlanjut ke Kabupaten Lumajang menuju desa BNI, di Desa Burno Kecamatan Senduro Lumajang. Tapi sebelum sampai di lokasi, Ibu Rini minta berhenti di lapak-lapak penjual buah. Beliau berinteraksi dengan penjual sambil mencicipi buah nangka. Wow, sungguh nikmat.

Kami juga mendatangi perajin sale pisang di Desa Burno. Warga dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyambut Ibu Menteri dengan suka cita.

Ibu Rini juga gembira karena masyarakat bisa menikmati hutan sosial dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan atau LMDH. Masyarakat bisa memanfaatkan lahan untuk rumput gajah dan dipergunakan sebagai makanan ternak, sapi dan kambing. Kini warga setempat bisa beternak dengan baik dan mampu menghasilkan susu perah berkualitas.

Sebuah kehormatan bagi kami, tatkal Ibu Rini berkenan singgah di CityForest and Farm HM. Arum Sabil Jember, sebelum melanjutkan perjalanan ke Glenmore Banyuwangi.

Usai menikmati jamuan, kami berjalan menyusuri kawasan CityForest. Kami berdiskusi soal pertanian dan perkebunan. Ada satu hal yang tak bisa kami lupa. Ketika Ibu menikmati sejuknya alam dan panorama sekitar CityForest, hujan rintik pun turun. Namun Ibu Rini tak surut untuk terus melangkah sembari menatap eloknya panorama. Bagi beliau rintik hujan bukan halangan untuk terus melangkah, namun justru sebagai penyejuk langkah menuju asa.

(Bersambung)

Sosial Media