22 Feb 2019 15:32

Sinergi PLN - Pertamina RU II Hemat Biaya Kilang 25 %

bumntoday.com

BUMNTODAY.COM -  Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai wujudkan sinergi BUMN bersama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) terkait pemanfaatan listrik PLN di lingkungan Pertamina RU II. Launching kerja sama dipimpin General Manager Pertamina RU II Nandang Kurnaedi dan disaksikan Senior Manager PLN WRKR Busran La Bintang di Kawasan Perumahan Pertamina Bukit Datuk, 21 Februari 2019. 

Dikabarkan energia-news di situs resmi pertamina.com, kerja sama ini tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Direktur Pengolahan Pertamina Budi Santoso Syarif bersama Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Felienty Roekman di Kantor Pusat PLN Jakarta pada 2 Agustus 2018. 

Saat launching, Nandang menyatakan kerja sama antara Pertamina dan PLN di RU II Dumai tahap pertama ini ditandai penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) pada 6 Desember 2018. Pada tahap awal, PLN memberikan layanan listrik untuk kawasan Bukit Datuk dengan daya 5540 kVA menggunakan tegangan menengah 20 KV. 

Selain menghasilkan penghematan biaya penyediaan listrik, Nandang menyatakan kerja sama ini memberikan manfaat tambahan bagi kilang RU II yakni penurunan kebutuhan fuel oil. Yang sebelumnya digunakan untuk menghasilkan listrik, kini dapat diubah menjadi produk yang lebih bernilai termasuk Solar. 

“Sebagai objek vital yang memasok hingga 20 % kebutuhan energi nasional, kerjasma pemanfaatan listrik PLN ini menjadikan RU II Pertamina dapat lebih fokus melaksanakan operasional dan pemeliharaan Kilang," ungkap Nandang. 

Nandang menjelaskan, perpindahan pasokan listrik dari Kilang RU II ke PLN memberikan efek signifikan secara penghematan biaya. Dengan penggunaan sumber listrik baru ini, penghematan biaya operasional bisa mencapai Rp 1.6 miliar per bulannya atau menurun hingga 25%. 

“Ke depan, pemanfaatan listrik PLN ini akan kami lakukan pula di area perkantoran. Kami mengaharapkan PLN bisa terus mengembangkan jaringan dan kualitas sehingga pasokan listrik benar-benar handal dan dapat menunjang efisiensi operasional kilang," tambah Nandang. 

Menanggapi hal tersebut, Busran La Bintang menegaskan akan memberi pelayanan prima kepada Pertamina sehingga mendukung efektivitas operasional kilang. Dengan paket kerja sama, PLN menyiapkan strategi khusus dalam supply tenaga listrik yang dialokasikan dari dua gardu induk yakni Pelintung dan Purnama. 

"Intinya full support akan kami berikan kepada Pertamina sebagai wujud impelentasi sinergi BUMN. Ke depan, kami siap melakukan kerjasama tahap selanjutnya dengan kehandalan jaringan listrik kami yang sudah mencakup seluruh area Riau dan Kepulauan Riau hingga seluruh Indonesia," pungkas Busran.

 

Sosial Media